Ini bukan penyesalan dari sebuah jawaban hidup tapi hanya goresan rasa ketika aku harus kembali sendiri...
Sadar untuk cinta yang tak harus memiliki, airmata ini tiba" saja mengalir tanpa diinginkan, menoreh rasa kehilangan yang dulu sempat dirasakan...
Tersenyum indah tanpa bintang tak harus menghentikan langkahku untuk berjalan telusuri hidup kembali. Disinilah saatnya memahami dan mengerti seutuhnya arti sebuah cinta dengan perasaan, hati, logika dan keikhlasan. Bukan sebuah takdir yang mengakhirinya tapi sebuah keputusan dari perasaan yang tak berujung...
Masih tersusun rapi rangkaian kenangan tentang manisnya kisah klasik itu dalam lembaran hati. Tapi Tuhan selalu punya cerita indah untuk setiap umatnya, dan ketika bahagiamu bukan bersamaku, senyummu bukan untukku...
Hanya sebuah harap dan doa tulus untuk peri kecil yang pernah singgah dan mengajarkan hidup yang berarti...
Tetap tersenyum untuk duniamu...dan temukan bahagiamu disana...
Salam hangat,
Seseorang diujung jalan itu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar